Powered By Blogger

Jumat, 03 Januari 2014

The Book of Love Ke-2

The Book of Love Ke-2

The Book of Love Ke-2


The Book of Love Ke-2
Baiklah para pembaca yang budiman, sesuai janji saya untuk kembali menulis the book of love rummi ini. setelah saya lihat antusiasme dari para pembaca sekalian. saya akan kembali menuliskan puisi rumi yang indah mempesona menggerakan hati untuk memaknai kembali arti hidiup dan kehidupan. oke,, saya tidak mau banyak deskripsi, selamat membaca...
Nuna
Adakalanya, dengan tujuan menolong, Dia membuat kita sengsara. tapi kepiluan hati demi Dia membawa kebahagiaan. Senyum akan datang sesudah air mata. siapapun yang meramalkan ini adalah hamba yang diberkati Tuhan. dimanapun air mengalir, hidup akan makmur, dimana pun air mata berderai. rahmat Ilahi diperlihatkan. 

Ada orang asing, tergesa-gesa mencari tempat tinggal, seorang teman membawanya ke sebuah rumah rusak. "Jika rumah ini beratap", katanya, "kau bisa tinggal di sebelahku. Keluargamu juga akan kerasan, jika ada sebuah kamar lagi." "Ya," katanya, "Enak sekali tinggal di sebelah teman-teman, tapi kawanku sayang, orang tak dapat tinggal di dalam "Jika". 

Seperti Adam dan Hawa yang melahirkan sekian banyak jenis, cinta lahir dalam sekian banyak bentuk. Lihat, dunia penuh dengan lukisan, namun ia tidak memiliki bentuk. 

Tataplah dirimu sendiri walau sejenak! Lihatlah isyarat keindahan wajahmu sendiri! maka kau tidak akan tertidur seperti binatang dalam kubangan lumpur jasad. Karena itu kau dapat menuju rumah kebahagiaan tempat roh-roh bermesraan. 

Kami bersyukur atas cinta ini, Ya Tuhan, cinta yang melaksanakan kemurahan tak terbatas. Terhadap kekurangan apapun dalam syukur kami yang mungkin membuat kami berdosa, Cinta mencukupkan hingga pulih kembali. 

Jika hatimu menjadi kuburan rahasia, hasrat hatimu akan diperoleh lebih cepat. Nabi berkata, barangsiapa dapat menjaga rahasia dalam lubuk hatinya dia akan segera mencapai hasrat yang ditujunya. Jika benih-benih di tanam di dalam tanah, segala rahasia batin akan menjadi taman yang subur. 

Aku sudah muak dengan otakku. Sudah kukoyak habis pakaianku dan kucampakkan. Jika kau tak telanjang bulat, lilitkan jubah indah kata-kata di sekujur tubuhmu, dan tidurlah. 

Keindahan hati adalah keindahan abadi, sudut-sudutnya memberi minum dari air kehidupan. sungguh itulah air, yang bila dituangkan dan orang minum-ketiganya menjadi satu ketika jimatmu hancur. keesaan tak dapat ditangkap dengan pemikiran. 

Persis seperti hati yang menjadi bahagia di tempat yang hijau dengan tanaman yang sedang tumbuh, keakraban dan keramahan lahir jika jiwa kita jadi gembira. 

Bila tak kunyatakan keindahan-Mu dalam kata, kusimpan kasih-Mu dalam dada. Bila kucium harum mawar tanpa cinta-Mu. segera saja bagai duri, bakarlah aku. 

Wahai angin, buatlah tarian ranting-ranting dalam zikir hari yang kau gerakan. dari persatuan. Lihatlah pepohonan ini! semuanya gembira bagaikan sekumpulan kebahagiaan. Tapi wahai bunga ungu, kenapakah engkau larut dalam kepedihan.? sang lili berbisik pada kuncup, "Matamu yang menguncup akan segera mekar. sebab kau telah merasakan nikmatnya kebaikan." 

Mati tanpa cinta adalah kematian yang terburuk dari segala kematian. tahukah, mengapa tiram bergetar? Tentu karena mutiara.

Pilihlah cinta. Ya, cinta! tanpa manisnya cinta, hidup ini adalah beban. tentu engkau telah merasakannya. 
Oke, pembaca, sampai sini dulu. nanti saya lanjutkan kembali penulisannya. insya Allah..
Wassalaam....
Pulo Aren, Jumat, 03 Januari 2014 pukul 17:38 wib.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar