Powered By Blogger

Selasa, 31 Desember 2013

The Book of Love

The Book of Love

The Book of Love (Rummi)


Berikut ini ada sebuah buku cinta yang sudah lama saya simpan dan mulai usang. Saya fikir daripada nanti hilang dan tak terbaca lagi lebih baik saya berbagi dengan teman-teman di blog ini. semoga ada manfaatnya. dan menjadi bahan renungan dalam hidup kita. Rumi adalah sufi penyair terbesar yang sudah familiar di rancah puisi-puisi sufistik yang mempesona. Semoga kita termasuk dalam manusia yang mengutamakan cinta dan kasih sayang pada sesama. dan termasuk hamba-hamba Allah yang dicintai-Nya. aamiin...selamat membaca....

The Book of Love

  • Cinta padamu menyisihkan tasbihku, dan memberikan sajak dan nyanyian padaku.

  • Lewat jendela antara hati dengan hati, pancaran sinar mencerminkan kebenaran dari kebohongan.

  • Bila sakit karena cinta menambah keinginanmu, bunga-bunga mawar dan lili mengisi taman jiwamu. .

  • Kedirian itu ibarat musim gugur yang menyelimuti taman. dan engkau yang ingin melihat wajah dan senyum dari taman, tunggulah musim semi yang akan membuka selubung kepalsuan musim gugur. 

  • Ketika engkau menatap kelembutan-Nya, seketika batu dan karang menjadi lilin. Namun ketika kau tatap keperkasaan-Nya, maka lilin tiba-tiba menjelma menjadi karang. 

  • Matahari mengetahui apa yang tampak berkat penglihatan-Nya. karena itu ia tahu bahwa cahaya dan kasih menjadi jalan menuju langit ke tujuh. Tahukah arti ketujuh langit bagi mata? Ialah seperti tujuh anak tangga. 

  • Jangan kau cemari bibirmu dengan menciumi setiap mulut dan makan setiap makanan! Maka bibir kekasih akan menghadiahkan kemabukan dan hidangan semanis gula. Bibirmu akan bebas dari bau bibir-bibir yang lain dan cintamu akan mentransenden. Cinta suci, tiada duanya. 

  • Kendati kau belajar kearifan di luar kepala, kau akan ditinggalkan. Tapi jika kau tidak membaca dan ia melihat gairah cintamu, ilmu akan menjadi burung jinak, patuh ditanganmu. 

  • Perhatikanlah dirimu, gemetar, ketakutan, pada kehampaan. Ketahuilah bahwa kehampaan adalah juga ketakutan, bahwa Tuhan mungkin mewujudkannya. Kalau kau meraih martabat duniawi itu juga dari rasa takut. Sesungguhnya, kecuali cinta pada yang maha indah, adalah sungguh siksaan. Itulah siksa yang bergerak menuju maut dan tidak minum air kehidupan. 

  • Nabi Berkata: "Kalau kau meletakkan satu jari di mata, kau melihat dunia tanpa matahari. Satu ujung jari menyembunyikan bulan, dan ini adalah simbol perlindungan Tuhan-seluruh dunia tersembunyi dari pandangan satu titik, dan matahari, mungkin gerhana oleh serpihan." Tutuplah bibirmu dan tataplah laut dalam dirimu. Tuhan menciptakan laut untuk manusia.
Itulah beberapa bait syair Rumi, untuk kekurangannya insha Allah nanti saya tulis kembali.tetap on line ya di blog-ku. syukron dan berkunjung....Salam Cinta...