
The Book of Love 5
Cahaya yang bersinar di mata adalah benar-benar cahaya hati. Cahaya yang mengisi hati adalah cahaya Tuhan, yang murni dan terpisah dari cahaya akal dan perasaan.
Cinta tidak mungkin ditemukan melalui pendidikan dan ilmu pengetahuan, buku-buku, juga tulisan-tulisan. Apapun yang dikatakan orang (tentang cinta), bukanlah jalan para pecinta.
Mengapa hati begitu terasing dalam dua dunia? itu disebabkan Tuhan yang tanpa ruang kita lemparkan menjadi terbatasi ruang.
Kedirianmu menyebabkan dosa bertambah. Ia adalah cacing yang telah menjelma seekor naga. Saat itu ia hanya bangkai yang makan-makanan haram. Siang hari perutnya penuh berisi apa yang ia curi dan omongan tiada arti.
Apapun harta benda yang diinginkan bisa diperoleh diri rendah, ia bersandar pada semua itu, enggan melepaskannya karena ketamakan untuk mendapatkan lebih, atau karena takut akan kemiskinan dan kebutuhan.
Ada sebuah kota dimana kau bisa temukan apa yang kau mau, orang-orang berparas bagus, kesenangannya, segala macam hiasan, segala yang sudah sewajarnya dibutuhkan orang. Tetapi, kau tidak akan menemukan satupun orang bijak di sana, alangkah ironisnya! Kota itu adalah manusia. Bila ada ratusan ribu pencapaian di sana tetapi tak ada unsur hakikat, hati yang pengasih, lebih baik dihancur leburkan.
Semua kebutuhan cinta ada di sini, tapi tiada pesta pora tanpa-Nya. Segala anggur yang tidak berasal dari kendi Tuhan, hanya akan menambah rasa sakit dan kemuakan.
Kedirianmu adalah setan, iri adalah lukisannya. Lihat, betapa buruk dan memuakkan! Kini kau tengah memberi susu pada sifat itu yang seperti ular jahat. Awas! ia akan menjadi naga karena ia sesungguhnya pemakan manusia.
Kami akan sembunyikan kebenaran dari orang dirundung kesedihan, yang menengoknya jatuh dari atas atap, tapi itu tak dapat bersembunyi. Sementara orang bodoh yang asing terhadapa kesedihan cinta, dan kebenaran, acapkali diperlibatkan kepadanya, tak dapat melihatnya. Cermin hati harus bersih, supaya kau tahu mana yang buruk dan mana yang indah.
Apakah sebenarnya yang kau miliki, dan apa yang telah kau peroleh? Mutiara-mutiara apa yang kau angkat dari dasar laut? Pada saat kematian, semua indera badani akan lenyap. Adakah sinar Rohani yang akan mendampingi hatimu? jika debu sudah menutupi mata ini dalam kubur, adakah kuburanmu masih akan terang bersinar?
Api yang oleh besi atau emas diperlukan, bergunakah untuk jambu dan apel yang segar? Apel dan jambu hanya agak mentah.tidak seperti besi. Buah-buahan perlu panas yang lembut. Tapi lembutnya nyala api tak cukup untuk besi; Dengan bernafsu ia menarik nafas naga yang berapi-api. Besi adalah darwis yang memikul penderitaan; di terpa godaan dan api, dengan gembira ia merah menyala.
Nafsu yang berapi-api tidak akan berkurang karena diperuntukkan, tapi yang dipastikan, membiarkannya tanpa memberi kepuasan. selama kau menyodorkan kayu bakar ke dalam api, api akan terus membara. Jika kayu itu kau tarik, api akan padam, dan Tuhan akan memberikan air.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar